TIPS, BUDGET, DAN ITINERARY JALAN-JALAN 2 HARI 2 MALAM DI DIENG

Di tulisan sebelumnya, gue telah mengkaji 8 daerah wisata di Dieng yang gue kunjungi didalam 2 hari 2 malam. Buat yang belum baca, silahkan klik buat baca. Maka di tulisan kali ini, gue bakal fokus berbagi berkenaan budget, itinerary, dan tips secara general seputar jalan-jalan di Dieng berdasarkan pengalaman gue. Tips dari gue mungkin berbeda bersama dengan traveler lainnya, so please do your research.

Secara umum, tempat-tempat wisata utama di Dieng bisa dibabat didalam 1 hari 1 malam dan―menurut gue―masih sesuai untuk bermacam kalangan dari segi usia dan derajat sosial #eh. Beberapa object wisata utamanya adalah: Puncak Bukit Sikunir, Telaga Warna dan Telaga Pengilon, Candi Arjuna, dan Bukit Pandang Ratapan Angin. Udah, menurut gue itu aja yang wajib, selebihnya disesuaikan sama suasana dan kondisi.

Tips Jalan-Jalan di Dieng
Apakah Bisa Jalan Mandiri dan Jalan Sendiri? tour dieng
Jawaban singkat: bisa banget.

Jawaban panjang: Dieng adalah sebuah desa, object wisatanya terletak saling berdekatan, paling cuma Bukit Sikunir aja yang agak jauh. Basecamp pendakian Gunung Prau aja masih within walking distance dari konsentrasi homestay di Dieng. Bahkan dari homestay gue ke Candi Arjuna aja bisa jalur kaki gara-gara jaraknya nggak sampe 1 kilometer. Kalau kamu miliki banyak saat dan tenaga, kamu bisa eksplor Dieng bersama dengan jalur kaki, ditambah sesekali ngojek. Kalau berkenan enak tetapi murah, sewa motor aja, sesuai buat solo atau duo traveler.

Nah, keputusanmu berkenaan style jalur ini bakal berdampak pada moda transportasi apa yang sesuai buat kamu dari kota asal ke Dieng.

Naik Apa ke Dieng, Kereta Atau Bus?
Kalau kamu adalah seorang backpacker yang berkenan eksplor Dieng bersama dengan jalur kaki atau sewa sepeda motor, maka sebaiknya kamu naik bus. Dari kota-kota besar di Pulau Jawa―kayak Jakarta, Bandung, Semarang, atau Jogja―ambil bus jurusan Wonosobo. Nggak ada bus yang langsung ke Dieng. Dari Terminal Wonosobo, nanti kamu perlu naik angkot ulang ke Dieng. Gue pernah cobain cara kayak gini tepat gue berkenan nanjak Gunung Prau tahun 2014 lalu. Tanya-tanya aja sama orang terminal, atau sok akrab sama sesama backpacker yang berkenan ke Dieng, gue lupa juga apa nama atau beberapa ciri angkotnya.

Stasiun kereta api terdekat dari Dieng adalah Stasiun Purwokerto. Itu pun keretanya terbatas gara-gara lokasi Purwokerto yang ada di jalur tengah, bukan jalur utara kayak Semarang atau jalur selatan kayak Jogja ngono. Dari Jakarta atau Bandung ada kereta api Serayu, harga tiketnya Rp63.000,00 aja tetapi cuma ada kelas ekonomi, 7 jam perjalanan. Ada 2 jadwal keberangkatan tiap harinya. Sebagai pejalan PJKA (Pergi Jumat Kembali Ahad) yang lebih menentukan menabung cuti demi trip ke luar negeri, gue naik kereta api Serayu bersama dengan jadwal keberangkatan jam 13:10 dari Stasiun Kiaracondong Bandung di hari Jumat, lalu ulang ke Bandung bersama dengan jadwal keberangkatan jam 16:30 dari Stasiun Purwokerto di hari Minggu. Hari Senin paginya langsung ngantor ulang seperti biasa, wkwkwk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *